Langsung ke konten utama

Perbedaan Proses Pendidikan dan Lingkungan pada Sistem Pendidikan

 Bagan I


Bagan II

Perbedaan kedua bagan diatas yaitu, Proses pendidikan dan Lingkungan pada Sistem Pendidikan.


A. PROSES PENDIDIKAN

Proses pendidikan merupakan kegiatan memobilisasi segenap komponen pendidikan oleh pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. Bagaimana proses pendidikan itu dilaksanakan sangat menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan pendidikan. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi, yaitu kualitas komponen dan kualitas pengelolaannya. Kedua segi tersebut satu sama lain saling tergantung. Walaupun komponen-komponennya cukup baik, seperti tersedianya prasarana dan sarana serta biaya yang cukup, juga ditunjang dengan pengelolaan yang andal maka pencapaian tujuan tidak akan tercapai secara optimal. Demikian pula bila pengelolaan baik tetapi di dalam kondisi serba kekurangan, akan mengakibatkan hasil yang tidak optimal.

 B. Kurikulum

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu.  Lester D. Crow dan Alice Crow melakukan penelitian tentang hasil studi terhadap anak yang menyarankan hubungan salah satu komponen pendidikan yaitu kurikulum dan anak didik adalah sebagai berikut:

  *Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan anak

  *Isi kurikulum mencakup keterampilan, pengetahuan, dan sikap yang dapat digunakan anak dalam pengalamannya sekarang dan berguna untuk menghadapi kebutuhan pada masa yang akan datang

  *Anak didorong untuk belajar sendiri dan tidak hanya menerima pasif dari guru

 *Materi harus mengikuti minat keinginan anak sesuai dengan perkembangan dan bukan menurut keputusan orang dewasa tentang minat mereka.

C. Lingkungan pada Sistem Pendidikan

Proses pendidikan selalu dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya, baik lingkungan itu menunjang maupun menghambat proses pencapaian tujuan pendidikan. Lingkungan yang mempengaruhi proses pendidikan tersebut, yaitu:

1. Lingkungan keluarga.

2. Lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan.

3. Lingkungan masyarakat. Lingkungan keagamaan, yaitu nilai-nilai agama yang hidup dan berkembang di sekitar lembaga pendidikan.

4. Lingkungan sosial budaya, yaitu nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup dan berkembang di sekitar lembaga pendidikan.

5. Lingkungan alam, baik keadaan iklim maupun geografisnya.


 Lingkungan ekonomi, yaitu kondisi ekonomi yang ada di sekitar lembaga pendidikan dan masyarakat sekitar.

Lingkungan keamanan, baik keamanan di sekitar lembaga pendidikan maupun di luar lembaga pendidikan.

Lingkungan politik, yaitu keadaan politik yang terjadi pada daerah di mana lembaga pendidikan tersebut berdiri atau melaksanakan pendidikan.

D.    KESIMPULAN

Proses pendidikan dan sistem pendidikan adalah dua hal yang saling berkesinambungan, yaitu sama sama bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan yang ada. Perbedaan terletak pada cara kerjanya. Dalam sistem pendidikan bertujuan agar para pelajar tersebut dapat secara aktif mengembangkan potensi di dalam dirinya. Setiap sistem pasti mempunyai tujuan, dan semua kegiatan dari semua komponen atau bagian-bagiannya adalah diarahkan untuk tercapainya tujuan tersebut. Sedangkan proses pendidikan dilaksanakan untuk menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan pendidikan.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Aliran-aliran dalam Pendidikan

  Aliran-aliran pendidikan telah dimulai sejak awal hidup manusia, karena setiap kelompok manusia selalu dihadapkan dengan generasi muda keturunannya yang memerlukan pendidikan yang lebih baik dari orang tuanya. Di dalam kepustakaan tentang aliran-aliran pendidikan, pemikiran-pemikiran tentang pendidikan telah dimulai dari zaman Yunani kuno sampai kini. Oleh karena itu bahasan tersebut hanya dibatasi pada beberapa rumpun aliran klasik, pengaruhnya sampai saat ini dan dua tonggak penting pendidikan di Indonesia. Aliran pendidikan adalah pemikiran-pemikiran yang membawa pembaruan pendidikan. Pertama, “teori“ dipergunakan oleh para pendidik untuk menunjukkan hipotesis-hipotesis tertentu dalam rangka membuktikan kebenaran-kebenaran melalui eksperimen dan observasi yang berfungsi menjalankan pokok bahasannya. Kata “teori” sebagaimana yang dipergunakan dalam konteks pendidikan secara umum adalah sebuah tema yang apik. Teori yang dimaksudkan hanya dianggap dengan baik dalam bi...

MANUSIA DAN PENDIDIKAN

                                                            MANUSIA DAN PENDIDIKAN                   Manusia pada dasarnya merupakan makhluk yang paling sempurna yang diciptakan oleh Tuhan karena mempunyai akal dan pikiran, hal ini membuat manusia memiliki kemampuan yang sangat besar dalam mengembangkan diri dan juga untuk bertahan hidup, akal dan pikiran jugalah yang membedakan antara manusia dan hewan yang jika dilihat secara sepintas sama-sama merupakan makhluk hidup yang mempunyai nafsu dan naluri. Manusia memiliki potensi yang sangat besar dalam dirinya saat Tuhan menciptakan manusia, potensi inilah yang seharusnya dapat manusia manfaatkan untuk kehidupan yang lebih baik di dunia ini. Akal dan pikiran inilah yang membuat manusia dapat menguasai alam u...