Bagan I
A.
PROSES PENDIDIKAN
Proses
pendidikan merupakan kegiatan memobilisasi segenap komponen pendidikan oleh
pendidik terarah kepada pencapaian tujuan pendidikan. Bagaimana proses
pendidikan itu dilaksanakan sangat menentukan kualitas hasil pencapaian tujuan
pendidikan. Kualitas proses pendidikan menggejala pada dua segi, yaitu kualitas
komponen dan kualitas pengelolaannya. Kedua segi tersebut satu sama lain saling
tergantung. Walaupun komponen-komponennya cukup baik, seperti tersedianya
prasarana dan sarana serta biaya yang cukup, juga ditunjang dengan pengelolaan
yang andal maka pencapaian tujuan tidak akan tercapai secara optimal. Demikian pula
bila pengelolaan baik tetapi di dalam kondisi serba kekurangan, akan
mengakibatkan hasil yang tidak optimal.
B. Kurikulum
Kurikulum
adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan
pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan
pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Lester D. Crow dan Alice Crow melakukan penelitian
tentang hasil studi terhadap anak yang menyarankan hubungan salah satu komponen
pendidikan yaitu kurikulum dan anak didik adalah sebagai berikut:
*Kurikulum disesuaikan dengan perkembangan
anak
*Isi kurikulum mencakup keterampilan,
pengetahuan, dan sikap yang dapat digunakan anak dalam pengalamannya sekarang
dan berguna untuk menghadapi kebutuhan pada masa yang akan datang
*Anak didorong untuk belajar sendiri dan
tidak hanya menerima pasif dari guru
*Materi harus mengikuti minat keinginan anak
sesuai dengan perkembangan dan bukan menurut keputusan orang dewasa tentang
minat mereka.
C.
Lingkungan pada Sistem Pendidikan
Proses
pendidikan selalu dipengaruhi oleh lingkungan yang ada di sekitarnya, baik
lingkungan itu menunjang maupun menghambat proses pencapaian tujuan pendidikan.
Lingkungan yang mempengaruhi proses pendidikan tersebut, yaitu:
1.
Lingkungan keluarga.
2.
Lingkungan sekolah atau lembaga pendidikan.
3.
Lingkungan masyarakat. Lingkungan keagamaan, yaitu nilai-nilai agama yang hidup
dan berkembang di sekitar lembaga pendidikan.
4.
Lingkungan sosial budaya, yaitu nilai-nilai sosial dan budaya yang hidup dan
berkembang di sekitar lembaga pendidikan.
5.
Lingkungan alam, baik keadaan iklim maupun geografisnya.
Lingkungan ekonomi, yaitu kondisi ekonomi yang ada di sekitar lembaga pendidikan dan masyarakat sekitar.
Lingkungan keamanan, baik keamanan di sekitar lembaga pendidikan maupun di luar lembaga pendidikan.
Lingkungan
politik, yaitu keadaan politik yang terjadi pada daerah di mana lembaga
pendidikan tersebut berdiri atau melaksanakan pendidikan.
D. KESIMPULAN
Proses
pendidikan dan sistem pendidikan adalah dua hal yang saling berkesinambungan,
yaitu sama sama bertujuan untuk mengoptimalkan pendidikan yang ada. Perbedaan
terletak pada cara kerjanya. Dalam sistem pendidikan bertujuan agar para
pelajar tersebut dapat secara aktif mengembangkan potensi di dalam dirinya.
Setiap sistem pasti mempunyai tujuan, dan semua kegiatan dari semua komponen
atau bagian-bagiannya adalah diarahkan untuk tercapainya tujuan tersebut.
Sedangkan proses pendidikan dilaksanakan untuk menentukan kualitas hasil
pencapaian tujuan pendidikan.
Komentar
Posting Komentar